Laman

Senin, 09 November 2015

*FDR*

Assalamualaikum Sahabat.
Bagaimana malming mu??? Semoga malming yg bermanfaat, bukan untuk maksiat  he...he
Ok langsung saja ufa akan menuliskan tentang kegiatan sahabat muda yaitu
FUNDRISING [FDR]
Merupakan kegiatan sahabat muda dalam rangka mengajak orang-orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan sahabat muda.
Berpartisipasi disini tidak selalu dalam bentuk uang atau materi saja tapi bisa berpartisipasi melalui keterampilan, pengetahuan dan barang tak terpakai namun masih layak untuk digunakan. 
Dalam proses FDR para volounter belajar cara menghormati diri sendiri dengan berpakaian rapi, bicara sopan, murah senyum, dan berani bertemu dengan orang-orang berpendidikan tinggi dan berpengetahuan luas (height Class).
Sahabat Muda tidak menuntut para Volounter yg melaksanakan FDR harus yang bisa bicara baik, yg pandai melobby. Justru FDR ini merupakan kegiatan untuk melatih komunikasi para Volounteer. Sahabat muda butuh anak yg mau belajar dan niat yg baik untuk kedepan yg lebih baik.
Fundrising sendiri ada 3 tahapan
1. Penetrasi Majalah
Yaitu memperkenalkan kegiatan sahabat muda dengan membagikan majalah gratis kepada Pegawai instansi maupun para jamaah di masjid yang sudah ditentukan.
2. Lobby
Lobby melatih para volounteer untuk berlatih negosiasi kepada seseorang pegawai instansi maupun pengurus masjid agar mengizinkan kita presentasi di instansi/masjid dalam rangka memperkenalkan sahabat muda dan kegiatan-kegiatannya
3. Presentasi
Menjelaskan segala sesuatu tentang sahabat muda, kegiatan rutin sahabat muda dan menjelaskan kegiatan insidental yg akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
4.Follow up
Menindak lanjuti instansi yg sudah kita presentasi, apakah bersedia berpartisipasi atau tidak.
5.Open Table
Jika lobby presentasi gagal atau tdk diizinkan maka selanjutnya kita izin buka konter. Biasanya satu konter di jaga oleh 3 anak. 1 anaka standby dan yg dua berkeliling dengan membagikan majalah.
Seruuu kaan kegiatan-kegiatan sahabat muda.
Ow...ya hari rabu tgl 11 November 2015 Sahabat muda mengadakan acara WORKSHOP SOCIAL ENTRE PRENEUR di Grahapena jl. A.Yani Surabaya. Pemateri dari jakarta Bpk H.Deddy Wahyudi Sp.MM dan Ir. Bimo Tunggal Prasetyo dari Batam. GRATIS Terbuka untuk umum. ayo segera daftar kuota terbatas.
Yg berminat bisa langsung hubungi ufa ya  di 085642875255. Ku tunggu kehadiran mu, Terimakasih :D
Wassalamualaikum.

*PK*

Surabaya, 7 November 2015

Hay....hay hallo.....
Apakabar sahabat??.... Semoga baik2 saja.
Pagi ini ufa akan menjelaskan sedikit tentang :

 

PEMBINAAN KELOMPOK (PK)

 

 

 

Kelompok disini dibagi menjadi 2 yaitu
1. Kelompok tindak lanjut dari PS (Pelayanan Sosial)
2. Kelompok sasaran baru

 

Yang dimaksud kelompok tindak lanjut dari PS ialah Individu-individu yang pernah kita kunjungi, kita rawat, kita bantu kemudian kita jadikan sebuah kelompok berdasarkan pekerjaan yg sama, provesi sama, dan minat yg sama. Contoh: para pemulung kita kumpulkan dengan pemulung, tukang becak kita satukan dengan tukang becak lain.

 

PK ini bisa juga disebut PS 3 karena masuk kedalam Pelayanan sosial yg ke-3 yaitu pembinaan (Baca: Pelayanan Sosial). Selain PS 3 kita juga mencari kelompok sasaran baru yaitu sasaran yg tidak lagi individu seperti PS 3. Tapi sasaran yang sudah memiliki kelompok sendiri. Seperti : Panti Asuhan, kumpulan para anjal, anak2 dari kampung kumuh dan lain sebagainya. 

 

Setelah kelompok sudah ada atau sudah terbuat selanjutnya kita membina mereka dengan mengadakan berbagai keterampilan seperti membuat keset dari kain perca, membatik bareng, belajar bersama dan masih banyak lagi. Untuk ide kegiatan/ ketrampilannya dari kita disesuaikan dengan kondisi mereka. Contohnya para ibu2 pemulung kita ajari caranya membuat tas dari bekas botol minuman. Ini sangat sesuai dengan pekerjaannya sebagai pemulung.  

 

Dalam membina kelompok ini tidak semudah yg kita bayangkan. Pernah saat pertama kali kita datang ke perkumpulan anak jalanan daerah joyoboyo untuk kegiatan belajar bersama, kita sangat kewalahan karena mereka tidak mau diem selalu aktif kesana kemari. Saat kita bagikan makanan untuk mereka dengan tujuan agar mereka mau diem. Malah tambah kacau mereka saling berebut. Setelah mendapatkan makanannya mereka langsung pergi sendiri-sendiri.. Sebel, Sedih dan Lucu juga rasanya. 

 

Dalam pembinaan ini kita lakukan maksimal 3x pertemuan. Dalam pertemuan tersebut kita perhatikan serta kita cari-cari anak yg aktif yang bertanggung jawab untuk kita pilih menjadi ketua kelompok dan yang selanjutnya akan membina teman-temannya biasanya kita sebut dengan RL(Relawan Lokal). Jadi kita hanya memantaunya saja. 

 

Sekali lagi saya tegaskan di Sahabat Muda ini yg dilatih adalah para Volounteer mudanya bukan dhuafanya sekalipun anak jalanan. Kegiatan PS, PK dan lain sebagainya merupakan salah satu cara untuk melatih komunikasi, melatih untuk jd pemimpin, melatih kepercayadirian, serta melatih problem solving para Volounter.  

 

Bagaimana? Seruuu kan kegiatan sahabat muda. Hayuk yg merasa usianya masih di kisaran 18-25 tahun segera bergabung bersama kami!!!

 

5:17 AM


Penulis : Zulfa Arifiyah
Fb.        : Zulfa Arifiyah

*PS*

Pelayanan sosial merupakan salah satu program sahabat muda, yaitu kegiatannya melayani kebutuhan orang yang benar-benar membutuhkan bantuan dengan materi maupun tenaga dan berlandaskan kepedulian tanpa mengharapkan imbalan.
Pelayanan sosial sendiri dibagi menjadi 3 tahap yaitu
1. Kunjungan
Yaitu kita mendatangi kampung-kampung mencari sasaran dengan bertanya pada warga sekitar tentang sasaran yang kita ingin kan seperti orang-orang jompo, Sakit tdk ada yg merawat, anak penderita bibir sumbing dan para dhuafa yg membutuhkan bantuan. Setelah informasi kita dapatkan. Kita langsung berkunjung ke rumah sasaran. Memperkenalkan diri, Bercerita, memberikan motivasi.
2. Perawatan
Yaitu kita membantu merawat para dhuafa yg sedang sakit seperti memijatnya, menyuapinya, membersihkan rumahnya dan melakukan apa yg bs kita lakukan untk membantunya.
3. Pembinaan Kelompok
Kita membina sekelompok anak jalanan, anak2 kampung kumuh, anak-anak kampung dhuafa, ibu-ibu pengajian dll. Dengan memberikannya keterampilan, belajar bareng, senam bersama dan banyak kegiatan2 lainnya.
Semua kegiatan terlihat bahwa kegiatan ini dilakukan untuk para dhuafa namun sebenarnya kegiatan ini untuk melatih para volounteer muda untuk bisa lebih peka terhadap keadaan lingkungan sekitar kita. Dan segala sesuatu bisa mereka lakukan walaupun tanpa uang. Karena membantu itu tidak hanya soal uang.
Pernah waktu baru-baru ku di Sahabat Muda aku ikut kegiatan pelayanan sosial yaitu kunjungan. Kita aksi dengan menggunakan sepeda pancal kita jalan kesana- kemari berkeliling mengitari kampung. Saat kita lagi santai bersepeda, saya melihat kakek-kakek buta sedang duduk di teras rumahnya ditemani dengan tongkatnya. Melihat pemandangan seperti itu kita langsung turun berkenalan dengan bapaknya dan bercerita dengan beliau. Ternyata kakek tinggal bersama nenek yang   sekarang sedang sakit juga. "Keeek..... Kee....k " rintih sang nenek memanggil sang kakek. Aku langsung masuk ke dalam ternyata neneknya sangat kurus sekali tinggal tulang sama kulit saja dan terbaring lemah di tepi tempat tidur dengan posisi kaki menyentuh lantai. Kutanya dia " Kenapa nek??? Nenek haus? " aq langsung mengambilkan minum yg sudah tersedia di samping tempat tdurnya. Selesai minum ku bersihkan kotoran yg ada dimatanya. Ternyata nenek adalah penderita katarak. Dia tidak bisa melihat. Selesai ku bersihkan matanya kulihat di kamarnya banyak sekali semut dan tercecer beberapa potongan roti. Ku sapu lantai rumahnya sampai 3x saat aku sapu aku kaget ternyata kaki nenek luka cukup besar dan ngerinya lagi lukanya itu di kerumuni oleh banyak semut. Aq sampai merinding melihatnya. Setelah selesai menyapu aq memutuskan untuk keluar dr kamarnya. Aku mau membersihkan lukanya tidak berani, jijik, ngeri dan lain sebagainya. Namun saat aku tinggalkan dia aku kasihan, tapi masak aku yg harus membersihkan. Tapi siapa lagi kalau bukan aku yg membersihkan. Jadi galau sendiri. Merasa serba salah. Akhirnya mau tdk mau lukanya aku bersihkan. Dari semut-semut yg tega meroyok nenek. Jijik tp ku beranikan diri. Karena aku membayangkan masa tua ku bagaimana jika nasibnya seperti nenek tidak ada yg bantu aku??? Dari situ aku belajar peduli dengan orang lain. Bukan untuk mereka tp untuk diri ku sendiri. Sejujurnya dari dulu saya tidak suka melihat orang yg sedang sakit apalagi harus menungguinya bau aroma dikamarnya orang sakit saja saya tdk mau pasti tidak betah lama2 jika berkunjung org sakitbsetelah berjabat tangan aku langsung keluara. Namun kali ini aku harus melawan diri ku sendiri.  Ku tutup hidung ku dengan kerudung yg nempel di kepala ku. Saat aku mau pulang neneknya bilang dengan suara lirih " Nko nek awak mu muleh aku melu yo" hati ku langsung tersentuh betapa kesepiannya nenek ini aku terharu mendengarnya. Sampai tidak bisa berkata-kata.
Aku keluar dan aku berpamitan dengan kakek. Kata warga sekitar memang itu suami istri buta. Karena neneknya sakit kakeknya yang bantu mengambilkan makanan dan minuman buat nenek. Kalau nyuapin terkadang kakek meminta bantuan tetangga.

Kamis, 05 November 2015

Komunitas Peduli dan Mandiri

Hallo Sahabat......
Semoga Allah selalu Melindungi dan Meridhoi segala aktivitas kita. Amiiiin.
Kali ini ufa akan menceritakan tentang Sahabat Muda. Pos.an sebelumnya ufa pernah menyebutkan kata Sahabat Muda. Mungkin ada yg sudah tahu tentang sahabat muda dan ada juga yg belum tahu. Untuk yg sudah tahu biar lebih tahu ya.


Sudah gk sabar kan. He.....
Yuuuk simak tulisannya


Foto Profil Sahabat Muda
Sahabat Muda adalah komunitas yang memiliki visi peduli dan mandiri, terdiri dari anak usia 18-25 tahun.


Peduli disini yaitu membantu orang-orang yg benar-benar butuh bantuan dan bantuan yg kita berikan tdk selalu berbentuk materi, bisa tenaga juga.
Misalnya : saat kita aksi kita masuk ke kampung2. Di kampung tersebut kita bertanya pada orang sekitar apakah disini ada yg lagi sakit? Ada nenek2 jompo? Orang tua yg tinggal sendirian? Setelah itu kita kunjungi orang-orang tsb kita bantu bersihin rumahnya, bantu nyuci bajunya, bantu nyuapin, mendengarkan cerita-ceritanya dan lain sebagainya.
Namun sebenarnya yg kita bantu adalah diri kita sendiri. Karena dengan melakukan kunjungan ke dhuafa diri kita menjadi lebih peduli kepada orang-orang sekitar. Lebih bersyukur atas nikmat yg Allah berikan karena kita tahu dan menyaksikan sendiri, ternyata kehidupan kita lebih baik dr mereka.


Sedangkan Mandiri yaitu kita belajar menjadi koordinator, belajar menjadi pemimpin, dan belajar menjadi kepala kota serta belajar berwirausaha.


Sahabat muda memiliki 4 bisnis usaha :
1. Toko fashion muslimah. Nama tokonya yaitu Vamosh Peduli tempatnya ada di PGS (Pusat Grosir Surabaya) lantai 3. Kita beri nama Vamosh peduli karena sebagian profit dari Vamosh kita salurkan kepada orang-orang yg membutuhkan.
2. Sahabat Ternak.
Sahabat ternak merupakan peternakan kambing milik Sahabat Muda tempatnya ada di Jombang mojowarno. Kurang lebih ada 400 ekor kambing namun tiap hari keluar masuk jd jumlahnya berubah-ubah.
3. Rumah Nutrisi
Di rumah nutrisi ini ada program pengurusan dan penggemukan badan, ada juga pelembaban pada kulit tubuh kita serta banyak program kesehatan lainnya. Rumah Nutrisi ini ada di Malang.
4. Majalah
Sahabat muda memiliki majalah namanya majalah sahabat. Pusat penerbitannya ada di jakarta diterbitkan oleh Media Muzakki Mandiri. Majalah sahabat adalah majalah keluarga religi di dalamnya berisi tentang seputar pengetahuan kesehatan, pengetahuan umum, dunia islam, Ibadah anak, dan kegiatan para Volounteer sahabat muda.


Kenapa kok usia 18-25 tahun?
Karena usia-usia tersebut adalah usia yg tepat dan sangat produktif. Kita berharap setelah usia 25 tahun para Volounteer sudah bisa mandiri, sudah bisa buka usaha sendiri dan akan menjadi mitra dari komunitas Sahabat Muda. Yaitu bisa mengirim Volounteer di tempat usahanya untuk magang. Jadi setelah usia 25 tahun statusnya sudah bukan Volounteer tapi Mitra. Sehingga tali silaturrahminya terus terjalin.


Sahabat Muda sendiri ada di 7 kota yaitu di Surabaya yang merupakan Pusatnya, Malang, Blitar, Jakarta, Denpasar, Makasar, Banyuwangi, dan Pekanbaru.


Masih penasaran dengan sahabat muda??? Simak terus ya pos.an ufa. Atau pengen gabung dengan sahabat muda? Bisa langsung saja hubungi ufa 085642875255 WA/SMS.

Thank's :D


Nutrisi Ceria
Sahabat Ternak

Kunjungan nenek jompo
Majalah Sahabat
Bermain Bersama Anak SLB

*Menjelajahi Gang Doli*

 Surabaya,4 November 2015


Assalamualaikum Sahabat........
Kali ini ufa akan menceritakan tentang perjalanan ufa ke Gang Dolly. Simak ya Ceritanya!!!.


 
Hasil gambar untuk gang doli

Dag..dig..dug jantungku berdetak. Gelisah memikirkan tugas yg aku terima dari pimpinan redaksi majalah Sahabat. Aku mendapatkan tugas reportase di Gang Dolly. Tempat yg sangat terkenal prostitusinya. Itu dulu tp sekarang sudah tidak lagi setelah ada penutupan yg dilakukan oleh Tri Risma Harini wali kota surabaya.

Biasanya setiap dapat tugas dari pimred aku langsung berangkat dan hari itu juga aku selesaikan membuat rubriknya. Namun kali ini aku benar-benar membutuhkan teman untuk menemani ku reportase di Gang Dolly. Sampai ku tunda dua hari pun. Tak kudapatkan seorang teman yg bisa menemaniku.

Ku cari temen dari komunitas Sahabat Muda. Namun mereka sibuk dengan job desk masing-masing.
Bismillah, ku mantapkan niat ku dan yakin Allah pasti akan melindungi ku. Aku berangkat naik bus kota arah ke Pasar Turi. Aku turun di pasar burung fly ofer pasar kembang. Karena baru pertama kali ini aku ke dolly dan aku tak tau harus kemana kaki ini melangkah. Ku putuskan untuk bertanya sama tukang sapu jalanan. Saat aku bertanya tiba2 ada bpk tukang becak menawarkan untuk mengantarkan ku ke dolly. Aku adalah orang yg susah menolak tawaran orang. Jd aku ambil tawaran itu. 

Sesampainya di Masjid At-Taubah Dolly ku tanya orang siapa pengurus masjid tsb. Ku diarahkan ke rumahnya Abah Petruk. Namun yang kutemui istri dan cucunya. Katanya abah petruk lagi ke kapolsek mengurus skck karena anaknya mau pindahan rumah. "Kayaknya aku kesini gk tepat waktunya" gumam ku. Akhirnya ku putuskan berkeliling di daerah kampung dolly tsb. 

Ku lihat kanan kiri berjejer-jejer wisma yg dulu tempat transaksi prostitusi. Kuberikan senyuman pada setiap orang yg tak sengaja kutemui di kampung tsb. Dan merekapun membalas senyuman. Namun pandangan mereka beda terhadap ku. Mungkin mereka tahu kalau aku orang asing yg datang untuk mengadakan penelitian disitu. Namun ku pura-pura tidak tahu. 

Ku lanjutkan perjalanan ku. Ku bertemu bapak2 disitu ku ngobrol sebentar seputar kampung tsb. Namun bpknya kurang tahu ttg dolly cz sering kerja di kota lain. Ku bertanya tentang belajar jahit di kampung tersebut yg diadakan oleh pemerintah. Bapaknya baik banget mau mengantarkan ku ke tempat produksi sandal dan sepatu yang didirikan sebagai aktifitas baru orang dolly.

Sambutan mereka sangat baik. Kulihat mereka sibuk membuat sepatu bola dan sandal kulit. Namun tiba2 petugasnya dtg secara halus dia mengusir ku cz ternyata masuk tempat tersebut harus minta ijin terlebih dahulu sama pak lurah kampung dukuh. Akhirnya aku keluar dan melanjutkan penjelajahan ku. Kulihat ada ibu2 yg sedang membersihkan wisma Madona. Memang terlihat sangat kotor sekali sudah setahun lebih tdk dipakai dan baru kali ini dibersihkan karena mau dialih fungsikan menjadi Ruko.
Hasil gambar untuk wisma madona

"Permisi Bu, boleh saya ambil gambar wisma ini?" tanya ku. "ya mbak silahkan" Jawabnya. setelah ku puas ambil gambar, aku bincang-bincang sama ibunya. Ibu yang saya temui di Wisma madona itu adalah yang biasa membantu para PSK dan Mucikari. membantu dalam hal jasa untuk membelikan makanan, jasa ojek, jasa cuci, membersihkan Wisma yang ditempati. dia merupakan salah satu orang yang kontra dengan tutupnya dolly. karena penghasilannya sekarang menurun, sudah mengajukan modal usaha melalui pak Rt tapi dari dulu cuma di data belum terealisasi.

Aku penasaran dengan wisma berlantai dua ini. Dan seakan-akan ibu tsb mengetahui apa keinginan ku. "kalau mau lihat-lihat gak papa mbk silahkan, kelantai dua juga gak papa" kata ibu tsb sambil menyapu. "iyya bu" dengan senang hati ku jawab. ku berkeliling menjelajahi wisma madona. saat aku masuk di ruangan depan sebelah kanan meja administrasi dan meja bar pemesanan minuman setan. dan di temboknya tertulis sangat jelas misuh yang ditujukan kepada Ibu Wali kota. Ruang Depan Sebelah kanan tertata kursi-kursi merah yang dulunya digunakan untuk memajang para PSK agar pelanggan mudah memilih dari kaca luar. 

Ku beralih ke ruang belakang berjejer-jejer kamar. Di dalam kamar, banyak gambar-gambar porno dan tulisan-tulisan yang membuat aku risih membacanya. saat aku asyik melihat kamar tiba-tiba ada laki-laki paruh baya tanpa baju dengan tato di lengan sebelah kirinya. Aku sedikit merasa takut, lalu ibu nya bilang "ini suami saya mbak, dia yang tahu betul seluk beluk dolly". dengan rasa was-was aku melanjutkan penjelajahan ku ke lantai dua. di lantai dua merupakan kamar VIP ada Fasilitas karaokenya. da beberapa kamar yang tertutup rapat, penasaran sebenarnya tapi kuurungkan niat ku untuk membukanya karena membutuhkan waktu lama untuk membukanya. selesai menjelajahi kamar atas ku putuskan untuk menyelesaikan penjelajahan di Wisma Madona ini. 

Saat aku mau turun tiba-tiba ada dua bapak-bapak yang naik ke atas aku takut, tapi ku berusaha menenangkan diri ku. Tidak tau kenapa di Wisma itu bayangan ku kacau balau. bbapaknya bilang "sini lho mbak lihat sini" hmmm aku mencari-cari alasan untuk menolaknya "Oh iya pak sudah saya jelajahi semuanya" dengan terburu-buru aku turun dan keluar dari wisma tsb. Sedikit lega rasanya bisa keluar dari Wisma dengan selamat.

Aku putuskan untuk makan siang di warung sebelah wisma Madona karena kebetulan perutku sudah karnavalan. Saat aku makan ada wartawan dari koran Republika berbincang-bincang sebentar dan akhirnya aku diarahkan ke Abah Ghozali Abdi. di Abah Ghozali aku bincang-bincang mengenai generasi Qur'ani di kampung Dolly. Abah Ghozali ini termasuk orang yang Pro dengan tutupnya dolly. "Saya baru merasakan kalua kampung ini seutuhnya kampung saya setelah Dolly di tutup" paparnya. "dulu setip habis maghrib tidak bisa melewati gang dolly jadi kalau mau pulang kerumah harus muteri jalan" tambahnya

kegiatan masyarakat kampung Dukuh, sama dengan kampung-kampung lain. Ada Masjid, ada TPA, TPQ dan ada kegiatan warga seperti tahlilan dan dziba'an. karena adanya tempat prostitusi di gang dolly, Citra kampung Dukuh jadi ikut tercemar dan jelek dimata orang. Para PSKnya juga tidak ada yang berasal dari kampungnya sendiri, semuanya dari luar kota, luar pulau. " Kalu masalah kehilangan pekerjaan si tidak semua orang kampung sini kehilangan mata pencaharian, karena dari dulu masyarakat sini juga banyak yang bekerja di luar, hanya beberapa saja yang kehilangan seperti PKL, Tukang cuci sama makelar-makelarnya".

"Namun adanya Dolly juga membawa manfaat buat kampung sini karena setelah dolly di tutup banyak kegiatan-kegiatan dari pemerintah seperti menjahit, dan banyak wisma yang dibeli sama pemerintah untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat". Tutupnya. *(Ufa)



Rabu, 04 November 2015

LUCUNYA KEBERSAMAAN

Rabu, 28 Oktober 2015

LUCUNYA KEBERSAMAAN 

(Edisi Jakarta)



Alhamdulillah akhirnya sampai juga di Jakarta, setelah 10 jam perjalanan dengan Kereta. Namun perjalanan kita belum berakhir, belum sampai alamat yg Kita tuju yaitu Antena VII no 24D Radio Dalam,Kebayoran Baru Jakarta Selatan. 



Sesampainya di Stasiun Gambir kita mencari-cari dan bertanya angkutan yg ke radio dalam. Sempat ditawarin taxi kita tanya “Kalau ke Radio dalam berapa pak?”. “150rb mbk”kata makelar taxi. serempak kita menjawab  "waah mahal amat pak" . " Murah mbk kan kalian ber 3 bisa 50rb.an" . harganya gak mendukung dengan isi kantong mahasiswa perantauan. Kita lanjutkan pencarian lg. 

 

Aku tanya ke satpam Stasiun “Permisi pak mau tanya ada gk angkutan yg menuju radio dalam?” "ada mbk cuma mbknya nanti oper 3x, Naik metromini 72 turun di blok M, naik bushway,naik metromini lg”jawabnya. Mbaknya sudah punya kartunya belum buat naik busway? kalau belum daftarnya 40 ribu mbk, isi saldonya 20rb" lanjutnya. "Oke pak makasih ya pak. makasih pak". Kita menjawab secara bergantian. Saat kita keluar sudah di sambut oleh para ojek dan bajai suaranya ramai sekali bagaikan kicauan burung dipagi hari. " bajai mbk? ojek-ojek mbak? Taxi mbk? ayo mbak saya antarkan sampai tempat tujuan. mbaknya mau kemana?.

 

 Beberapa menit kemudian ada metromini, setelah kita naik "pak ke blok M ya???" tanya Amel. "Gk ini ke senayan nanti mbknya naik metromini lagi kalau mau ke blok M." Kita turun dari metromini. dan kembali mengadakan rapat kecil sambil bincang2 masalah taxi tadi "taxi itu borongan jd mahal cz dihitung Pulang Perginya, aku pernah ngalami". kata Nuri. "Kalau pakai argo paling separonya." sahut Amel. Tiba2 ada gojek datang. Nuri bilang "aq punya aplikasi gojek tp aku gak bisa caranya", "owh iyya Gojek lupa" timpa ku sambil langsung buka aplikasi dan Nuri mengikuti cara ku. Amel "iyya zul awak mu kan pelanggan gojek." Kan lumayan cuma 15rb kalau naik busway jg harus ngeluarin uang 40rb buat pembuatan kartunya. 

 

Lola banget conneksi internetnya gk kena2 apalagi punya Nuri ternyata blm di daftarin. Ampun dech. Amel sudah gak sabar. ada taxi blue bird dia tanya ke sopir taxi tarif ke radio dalam kalau pakai argo katanya 60rb. Akhirnya kita naik taxi blue bird. Semuanya sudah masuk dan kita mulai jalan. Ditengah keheningan tiba2 Nury bilang "pak kalau sudah 60rb belum sampai kita turun." (Dalam hati ku Astaghrllh haladhim kok sampai segitunya si malu-maluin) Amel diam saja tapi aku tahu pasti dia juga tidak suka sama kata yang dilontarkan Nuri kepada sopir Taxi. Bpknya bilang "tenang aja mbk saya akan mengantarkan mbk sampai tempat tujuan. Gk tega saya mbk liat anak perempuan mahasiswa perantauan cz saya juga punya anak yg masih kuliah di jogja. Walaupun argonya lebih nanti mbk bayarnya 60rb aja." Hmmm baik banget bapaknya pikir ku. Kok bisa Nury tiba2 bicara seperti itu jujur malu rasanya. 

 

Bincang2 kita lanjutkan Amel sama pak taxi dan aku sama Nury. Nury tiba2 bilang " seharusnya kita naik metromini tadi "  belum selesai Nury bicara, spontan aq langsung "Stttttt.... " (Sambil telunjukku ku letakkan di depan mulut ku). Baru memalukan masalah harga, sekarang malah mbahas metromini di dalam taxi, sungguh malu ku bertambah. Kayaknya nyesel banget gitu naik taxi. Aq bingung dg jalan fikirannya Nuri. Kan kita sudah naik taxi kenapa mbahas metromini jd gk enak sama bapaknya.


Beberapa kali pak taxi turun tanya alamat antena VII. Saat pak taksi turun sempat kita bahas omongan Nuri td dan aq blg ke Amel. "Mel nanti bayar sesuai argo.....". "yaiyya pasti, Nur kamu kenapa si tadi tiba-tiba bilang kalau argonya sudah 60rb Turun walaupun belum sampai tujuan?  kalau kamu mau turun. Turuno dewe......" (wkwkwk kita tertawa di dlm mobil )


Singkat cerita akhirnya kita sampai di antena VII. Dan agro menunjukkan angka 76.500. K
Mbk amel menyodorkan uang 100rb dpt kembalian dr bpknya 40rb. Namun mbk amel kasihkanlagi 20rb. "Lho mbk....???"kata pak Taxi " Ya gpp pak, Makasih bnyak ya pak." (Kita kompak). *(Ufa)

 

 



*Sejak Tuuut Pertama*

(Perjalanan ke Jakarta)



Hasil gambar untuk kereta api asap
Ini adalah ke 2x nya aq pergi ke jakarta. Pertama kali aq ke jakarta, aq berangkat sendiri. Namun sekarang aq tidak sendiri, aq bersama 2 temen ku. Amel dan Nuri. 

Banyak kejadian lucu yg ku alami bersama mereka. Baru beberapa menit kereta berjalan kita ber tiga langsung membuka nasi bungkusan yg dibawakan oleh ibu nya Nuri. Kita gelar diatas kursi kereta dan kita makan bertiga sambil duduk lesehan di lantai kereta. Banyak orang pandangannya tertuju pada kita. Tapi kita tak perduli, masa bodoh, pura2 tidak tahu sambil menikmati makanan yg kita makan, dan ketawa bersama karena kekonyolan yang kita lakukan.

Setelah kenyang makan kita sibuk masing-masing, amel sibuk dengan hp nya, Nuri ketawa-ketawa sendiri cz nonton flm Mr.Bean yg di putar di TV kereta. Sedangkan aq mencari kesibukan dengan membaca majalah yg disediakan kereta api. kubuka lembar demi lembar majalah itu, ku cari-cari judul yg menarik buat aku baca. Setelah aku baca tentang sejarah kereta api dan rubrik tentang lawang sewu aku cari-cari lagi bacaan yg menarik buat aku baca dan akhirnya aku menemukan satu cerita yg membuat aq tertawa sampai perut ku terasa sakit. Kurang lebih begini ceritanya. 

“ Pada suatu hari ada pasangan pengantin yg baru menikah, dimalam pertamanya sang suami ingin memberikan kejutan kepada sang istri 
Suami : “sayang aku punya kejutan buat kamu, tp tutup mata mu ya” setelah matanya ditutup sang suami membawa istrinya ke sebuah tempat dan istrinya merasa pengen buang angin tp dia malu sama suaminya akhirnya dia meminta suaminya untuk mengambilkan segelas air 
Istri  : “ Beb, aku haus aq minta tolong ambilkan minum dong!!!” saat suaminya pergi ambil air “Tuuu...t” istrinya kentut. Suaminya kembali dengan membawa air namun sang istri masih belum tuntas buang anginnya akhirnya dia meminta suaminya untuk mengambilkan air
Istri  : “ sayang aku masih haus” suaminya pergi mengambilkan air lagi “Tuuuuu....tttt” suaminya kembali namun istrinya masih belum selesai juga buang anginnya dan meminta suaminya untuk mengambilkan air yg ke tiga kalinya. 
Istri  : “Tuuu...t” hmm...lega rasanya. 
Setelah suaminya datang kembali kemudian tutup matanya di buka. Ternyata keluarganya berkumpul semuanya ada mertua dll. 
Istri  : “Sudah dari td bu'??? (Sambil senyum meringis)”. 
Mertuanya menjawab “Sejak Tuuut pertama”. 

Aku langsung tertawa dan aku tunjukkan bacaan itu ke mbk nuri dan diapun ikut tertawa terpingkal-pingkal. Capek ketawa dan akupun ngantuk rasanya dan memutuskan untuk istirahat.
Sampai di stasiun tawang aku terbangun cz berhenti lumayan lama, sejenak ku tengok stasiun tawang melihat berjejer-jejer penjual disitu. Yg bikin aku ngiler yaitu tahu baksonya. Tp aku takut mau turun. Takut ketinggalan kereta. Kuputuskan untuk kembali ke kursi ku lg. Beberapa menit kemudian amel dan nuri turun dan kembali membawa mie gelas dan teh panas. Sebenernya aku sudah kenyang cuma pengen ngemil tahu bakso. Tp sudahlah cz tahu baksonya belum digoreng masih mentah. Yasudahlah kunikmatin aja yg ada. Selesai makan kulanjutkan tdur ku. Tp ya begitulah tidur di kendaraan kurang nyenyak rasanya tdur bangun tdur bangun. Akhirnya sampai juga di stasiun gambir tepat  adzan subuh.
To be continou..... 


Jakarta 27 Oktober 2015